Bidik86.com || Gresik – Pembukaan SPPG merupakan,dapur tempat pengelolaan makanan bergizi,telah di resmikan oleh camat Menganti Bagus Arief Jauhari S.STP . Acara peresmian MBG di hadiri ketua SPPG, camat Menganti Bagus Arief Jauhari, Kepala Desa Menganti Dodik Suprayogi, Danramil, Polsek, babinkamtibmas, Babinsa . Hadir pula forkopimda serta anggota MBG. Pelaksanaan peresmian di Desa Kepatihan kecamatan Menganti, kabupaten Gresik, Jum’at 23/1/2026 .
Kepala Desa Kepatihan Dodik Suprayogi mengawali sambutannya . Dia menyampaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), bertujuan menyediakan makanan sehat, bergizi, dan higienis yang mencakup untuk anak sekolah, ibu hamil, balita . Guna mengatasi stunting dan meningkatkan gizi, serta memberdayakan ekonomi yang melibatkan ahli gizi, bekerja sama dengan UMKM, dan memastikan kebersihan standar produksi .
“Saya berharap program ini dapat terus berjalan dengan sukses dan lancar,untuk memberi manfaat yang besar bagi masyarakat terutama anak-anak sekolah,” tuturnya
Lebih lanjut Kepala Desa Kepatihan dengan panggilan akrabnya Dodik, “Saya mendukung agar MBG ini dijaga kualitas makanan yang disajikan, supaya tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan, salah satunya keracunan makanan. Maka protapnya jangan keluar dari apa yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Baik standar pelayanannya, gizinya, bahan bakunya, termasuk pengiriman dan limbahnya, itu semua harus ditaati dan harus sesuai prosedurnya. Karena kita tidak mau dalam perjalanan nanti, ada sesuatu yang kurang berkenan,mengakibatkan fatal untuk anak anak kita semua,” ingat kades Dodik
Sambutan di lanjutkan camat Menganti Bagus Arief Jauhari S.STP. Dia mengatakan,
Pembukaan dapur MBG di Desa Kepatihan ini, menjadi langkah awal . “Kami sangat setujuh pemenuhan gizi untuk anak-anak sekolah,yang meliputi siswa paud,TK,SD,SMP dan SMA di wilayah Menganti dan sekitarnya .
Mbg merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menekan angka stunting,sekaligus meningkatkan prestasi melalui pemenuhan gizi yang terukur,” jelasnya
Dia juga menambahkan dapur MBG di Desa Kepatihan di targetkan, mampu memproduksi hingga kurang lebih 3.000 porsi per hari yang di distribusikan ke sekolah-sekolah di wilayah Menganti dan sekitarnya . Karena pada hakekatnya tujuhan MBG bukan cuma memberi Makan Bergizi Gratis, namun dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak sekolah, balita, ibu hamil, dan menyusui. Dengan program MBG bisa mengatasi stunting dan malnutrisi, serta mencerdaskan anak-anak sekolah, sebagai generasi muda penerus bangsa . Program MBG juga bisa menggerakkan perekonomi lokal,melalui penyediaan makanan sehat bergizi secara optimal .
” Program MBG selain memberi makan gizi gratis,juga bertujuan menciptakan lapangan kerja, sebagai sumber daya manusia. Dengan
memastikan kecukupan gizi harian mereka, tumbuh kembang normal, serta membentuk pola makan sehat dengan jangka panjang berkelanjutan,”Pungkas camat Menganti Bagus Arief Jauhari
#bidik86.com#



