spot_img
25.7 C
Indonesia
Jumat, Februari 6, 2026
spot_img

Mengintegrasikan Mutu Keberlanjutan: Prodi Teknik UMG Bahas Masa Depan Industri Tenun Tradisional di Seminar Internasional

Bidik86.com || Gresik — Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) kembali menggelar kegiatan akademik berskala internasional melalui Seminar Internasional berjudul “Integrating Quality Management and Sustainability in the Woven Sarong Industry: An Intelligent Engineering Perspective”, Jumat (6/1/2026), di Hall Universitas Muhammadiyah Gresik.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Program Studi Teknik Industri, Akhmad Wasiur Rizqi, S.T., M.T., serta turut melibatkan pakar internasional Prof. Dr. Deshinta Arrova Dewi dari INTI International University, Malaysia, yang berkolaborasi dalam sesi diskusi tematik. Seminar tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa, dosen, dan pimpinan Fakultas Teknik UMG.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik UMG mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk memperluas wawasan sivitas akademika mengenai penerapan teknologi cerdas yang berorientasi pada keberlanjutan. “Melalui seminar internasional ini, kami berharap mahasiswa memahami bahwa inovasi teknik harus sejalan dengan tanggung jawab sosial dan prinsip keberlanjutan lingkungan,” tutur Dekan.

Pada sesi pemaparan, Akhmad Wasiur Rizqi menjelaskan pentingnya sinergi antara sistem manajemen mutu dan konsep keberlanjutan dalam industri tradisional, terutama pada sektor sarung tenun. Ia mencontohkan penerapan Quality Management System (QMS) yang dipadukan dengan pendekatan Sustainable Engineering sebagai strategi penguatan daya saing dan peningkatan kesejahteraan pengrajin tanpa mengabaikan aspek lingkungan.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa teknologi cerdas (intelligent engineering) memainkan peran krusial dalam modernisasi industri sarung. Melalui penerapan analisis data, otomasi ringan, dan pemantauan mutu berbasis sistem, pelaku industri dapat meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menjaga kelestarian sumber daya. “Kuncinya ada pada pemanfaatan teknologi secara cermat dan kontekstual agar industri tradisional tetap relevan dengan masa kini,” tegasnya.

Dalam Penyelenggaraan seminar ini menjadi upaya nyata,UMG dalam memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan sektor industri, sekaligus mendukung pengembangan industri tenun nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan sebagai bagian penting dari warisan budaya Indonesia.

#Bidik86.com#

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments